Tahapan Desain Interior: 5 Langkah dari Rencana hingga Pembangunan

Proses yang terjadi di setiap tahap dari kelima tahap desain, hal-hal yang disetujui pemilik rumah sebelum tahap berikutnya dimulai, serta manfaat denah 2D dan 3D.

Anda telah menyewa jasa desainer dan pertemuan pertama akan diadakan minggu depan. Pertanyaan pun segera bermunculan. Kapan Anda harus memilih ubin? Kapan harganya menjadi pasti? Sampai kapan Anda masih bisa mengubah keputusan?
Tahapan desain interior akan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Sebagian besar proyek hunian mengikuti lima langkah yang sama, dan setiap langkah diakhiri dengan keputusan yang Anda setujui. Panduan ini menjelaskan hal-hal yang terjadi pada setiap tahap beserta dokumen atau hasil kerja yang harus Anda terima begitu tahap tersebut selesai.
Bagaimana proses desain interior bekerja?
Proses ini berlangsung dalam lima tahap, dan setiap tahap diakhiri dengan kesepakatan antara Anda dan desainer sebelum tahap berikutnya dimulai. Membangun rumah terlalu rumit jika dikerjakan sekaligus sebagai satu tugas, sehingga dunia konstruksi membaginya ke dalam urutan berikut:
- Perencanaan strategis: acuan proyek (brief), survei lokasi, serta perkiraan biaya dan jadwal.
- Konsep: material, warna, dan pelapis akhir (finish) untuk setiap ruangan.
- Pengembangan desain: model pasti, serta perabot dan furnitur buatan kustom.
- Dokumentasi konstruksi: denah akhir, kontraktor, dan izin bangunan.
- Manajemen konstruksi: pemesanan, pengiriman, dan pengerjaan di lokasi.
Proyek yang lebih besar dan rumit dapat menambah tahap atau membagi setiap tahap menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Panduan ini membahas lima tahap dasar: hal-hal yang dibutuhkan setiap tahap, serta hal-hal yang harus diselesaikan pada akhir tahap tersebut.
Tahap perencanaan strategis
Pada tahap ini, Anda dan desainer menyepakati gambaran umum proyek. Bersiaplah untuk menjawab dan mengajukan banyak pertanyaan.
Desainer akan menanyakan kebutuhan Anda terhadap rumah secara keseluruhan maupun setiap bagian di dalamnya. Anda menjelaskan visi Anda untuk setiap ruangan, dan desainer akan terus bertanya hingga visi tersebut menjadi jelas. Semua bagian yang dibangun nantinya berpatokan pada jawaban-jawaban ini.
Tahap ini dapat mencakup panggilan telepon dan video, serta kunjungan ke lokasi. Tim desain akan melakukan pengukuran, mengambil foto, dan terkadang merekam video. Mereka juga meninjau kebutuhan Anda, menentukan peraturan bangunan yang berlaku, dan merencanakan cara mendapatkan izin bangunan.
Hasil yang Anda terima di akhir tahap: tata letak umum rumah, jadwal perencanaan dan konstruksi, serta perkiraan biaya. Anda menandatangani kontrak sementara yang berisi kebutuhan Anda serta perkiraan biaya dan waktu dari pihak pembangun. Kontrak ini belum bersifat mengikat secara menyeluruh: kedua belah pihak masih dapat mengubah beberapa detail seiring berjalannya proyek.
Tahap konsep

Perencanaan strategis adalah fondasinya. Tahap konsep menambahkan tingkatan detail pertama. Rencana penggunaan setiap ruangan, serta warna, rona, dan motif yang Anda sukai, akan menentukan material dan pelapis akhir untuk dinding serta perabot tetap.
Tim desain tidak membuat keputusan sendiri. Mereka mengumpulkan berbagai opsi untuk setiap ruangan serta barang, lalu mempresentasikannya kepada Anda untuk disetujui. Mengapa cara ini efektif: ide yang ada di kepala Anda bisa terlihat sangat berbeda saat diterapkan di ruangan sebenarnya, dan tahap ini menunjukkan perbedaan tersebut sejak dini.
Konsekuensinya: bersiaplah untuk menghadapi banyak perubahan setelah tahap masukan ini. Begitu pilihan mulai dipastikan, hal tersebut akan memengaruhi anggaran dan rencana keseluruhan. Anda menyetujui setiap perubahan sebelum proyek berlanjut ke tahap berikutnya.
Apa yang terjadi pada fase pengembangan desain?
Detail spesifik mulai ditetapkan: peralatan rumah tangga pasti, perabot kustom, serta bahan pelapis akhir dan perabot tetap. Sebagian besar pilihan umumnya sudah disepakati saat tahap ini dimulai, tetapi banyak detail yang masih terbuka atau bersifat sementara.
Sebagai contoh, area dapur. Ukurannya sudah pasti, tetapi model kulkas dan mesin pencuci piring belum ditentukan. Setiap model memiliki dimensi yang berbeda, sehingga perabot kustom baru bisa didesain setelah Anda memilih model yang pasti. Pilihan warna juga dapat berubah menyesuaikan keputusan Anda.
Kesalahan umum: menunda pemilihan peralatan rumah tangga. Sebelum Anda memilih model yang pasti, tidak ada yang bisa menyelesaikan desain perabot di sekitarnya.
Seiring berjalannya tahap ini, makin banyak bagian denah yang dipastikan, dan Anda akan menerima opsi bahan pelapis akhir serta rekomendasi perabot tetap. Seperti sebelumnya, Anda menandatangani persetujuan atas rekomendasi dan perubahan tersebut sebelum melangkah ke tahap berikutnya.
Tahap dokumentasi konstruksi
Pada tahap ini, sebagian besar pilihan telah ditentukan dan akan diubah menjadi keputusan akhir. Komunikasi menjadi hal yang paling krusial di sini. Panggilan telepon dan email saja tidak cukup: denah serta gambar render 2D dan 3D akan memperlihatkan wujud akhir rumah Anda.
Desainer juga bekerja sama dengan kontraktor listrik, perpipaan, dan bidang keahlian khusus lainnya. Mereka mengonfirmasi dimensi akhir serta pilihan pencahayaan, tampak potong (elevasi), tata letak, dan bahan pelapis akhir untuk semua bagian yang menjadi tanggung jawab mereka.
Anda mungkin memerlukan izin bangunan baru atau perubahan pada izin yang sudah ada sebelum konstruksi dimulai. Beberapa desainer meminta arsitek, insinyur, atau keduanya untuk meninjau seluruh rencana terlebih dahulu.
Rencana kini sudah hampir rampung, sehingga hanya sedikit perubahan tersisa yang memerlukan persetujuan Anda. Meskipun demikian, kedua belah pihak tetap harus menandatangani dokumen resmi.
Tahap manajemen konstruksi
Setelah semua perencanaan dan peninjauan selesai, konstruksi sebenarnya dimulai. Penawaran dari para kontraktor ditinjau, dan setiap pekerjaan diserahkan kepada perusahaan yang tepat. Semua izin dan lisensi telah lengkap dan dipasang di lokasi jika diwajibkan oleh peraturan.
Anda atau desainer telah memesan semua barang yang akan dipasang, mulai dari lampu gantung terkecil hingga mesin cuci dan pengering berukuran besar. Setiap barang sedang dalam pengiriman atau sudah disimpan di lokasi, siap untuk dipasang.
Tahap ini juga mencakup pemesanan dan pengiriman material bangunan. Pastikan lokasi memiliki area tertutup yang cukup untuk menyimpannya dan dapat dikunci dengan aman.
Lakukan peninjauan lokasi bersama desainer secara berkala. Periksa kemajuan pengerjaan, dan pastikan proses konstruksi serta pemasangan sesuai dengan denah. Saat rumah hampir selesai, putuskan bersama tata letak akhir untuk lampu, furnitur, dan dekorasi seni.
Apakah fase-fase desain interior dikerjakan ruangan demi ruangan?
Tidak. Setiap tahap mencakup seluruh bagian rumah secara bersamaan: tidak ada tahap terpisah untuk ruang keluarga atau dapur. Hal inilah yang membuat prosesnya bisa terasa membingungkan, bahkan bagi desainer berpengalaman sekalipun.
Rencana berbentuk visual akan memudahkan Anda memantaunya. Pada tahap konsep Anda membandingkan berbagai opsi, dan pada tahap dokumentasi, denah 2D dan 3D akan memperlihatkan hasil akhirnya. Home Planner dapat digunakan secara gratis untuk memulai: ukur ruangan Anda, buat denah 2D dan 3D, lengkapi dengan produk dari merek-merek terkenal, lalu buat gambar render yang realistis. Tata letak siap pakai untuk kamar tidur, kamar mandi, ruang keluarga, dan ruangan lainnya memberi Anda titik awal yang praktis.
Coba terapkan pada rancangan Anda sendiri di Home Planner sebelum pertemuan berikutnya dengan desainer.
Coba pada proyek Anda sendiri
Aplikasi desain interior dan perencana ruangan gratis


