Home Planner
Kembali ke BlogBelanja & material

Panduan Praktis Bahan Backsplash, Lantai, dan Tekstil Dapur

Milya
MilyaTim Home Planner · January 16, 2023

Lima bahan backsplash populer dan hal yang perlu diperiksa sebelum membeli, pilihan lantai dapur dari marmer hingga linolium, serta pemanfaatan elemen tekstil secara tepat.

Editor dapur Home Planner dengan pilihan warna fasad kabinet

Mulai dari backsplash

Saat Anda merancang dapur, dinding di belakang kompor dan wastafel mungkin masih kosong. Tentukan backsplash sejak awal. Bagian ini akan menjadi pusat perhatian utama yang paling sering Anda lihat dibanding sudut dapur lainnya.

Panduan ini membandingkan bahan backsplash dapur terlebih dahulu, lalu lantai dan tekstil dapur. Sebelum memilih bahan, pertimbangkan dua hal ini: berapa anggaran Anda, dan seberapa bebas Anda ingin mengustomisasi desainnya?

Bisakah membuat backsplash dapur dengan anggaran terbatas?

Tentu saja. Kaca, baja tahan karat, dan keramik kini sangat terjangkau, tetapi tetap mampu memberikan tampilan dapur yang elegan.

Tampilan mewah tidak harus mahal. Ketiga bahan ini juga hampir tidak memerlukan perawatan, sehingga pengeluaran Anda tetap hemat setelah pemasangan.

Konsekuensinya: marmer memang terlihat mewah, tetapi pengeluaran tidak berhenti setelah pembelian. Bahan ini membutuhkan produk pembersih khusus agar kualitasnya tetap terjaga.

Bahan backsplash apa yang paling mudah dibersihkan?

Kaca, baja tahan karat, dan keramik. Ketiganya hampir tidak memerlukan perawatan. Selain itu, baja tahan karat mengilap dan keramik juga higienis, tahan karat, serta tahan lama. Granit pun memiliki keunggulan yang sama.

Itulah sebabnya harga saja tidak bisa menjadi acuan. Pilihlah bahan yang sesuai dengan cara Anda menggunakan dapur sekaligus tampilan yang Anda inginkan.

Bahan backsplash paling populer:

  • Vinil
  • Ubin keramik
  • Kaca
  • Baja tahan karat
  • Batu alam

Cara memilih backsplash untuk dapur Anda

Tentukan palet warna seluruh dapur terlebih dahulu. Backsplash harus serasi dengan countertop dan pintu kabinet. Pemilihan bahan akan jauh lebih mudah setelah warnanya ditetapkan.

Sebagian pemilik rumah menggunakan cara sebaliknya. Mereka menentukan desain pasti backsplash terlebih dahulu, lalu mencari bahan yang sesuai untuk mewujudkannya.

Sebelum membeli, evaluasi bahan pilihan Anda berdasarkan pertanyaan berikut:

  • Seberapa sering Anda memasak?
  • Apakah Anda menginginkan tampilan mengilap atau tidak mengilap (matte)?
  • Apakah Anda menginginkan bahan yang tipis atau tebal?
  • Apakah bahannya mudah dicat?
  • Apakah bahannya mudah dibersihkan?
  • Apakah bahannya tahan lama?
  • Apakah bahannya tahan karat?
  • Apakah bahannya higienis?

Ubin, kayu, atau laminat: cara memilih lantai dapur

Pilihlah lantai yang nyaman untuk memasak maupun bersantai. Ubin sering menjadi pilihan tepat; marmer lebih mahal; kayu membutuhkan lapisan pelindung; sedangkan laminat dan linolium lebih terjangkau.

Dapur bukan sekadar tempat memasak, melainkan juga tempat untuk duduk dan bersantai. Oleh karena itu, lantainya harus praktis sekaligus nyaman. Jika Anda tidak ingin menggunakan karpet di dapur, lantai ubin adalah pilihan yang paling aman.

Marmer. Lantai marmer memberikan kesan mewah, dan ubin marmer adalah bahan yang sepadan dengan harganya yang tinggi.

Ubin keramik. Menyukai garis-garis tegas marmer tetapi terhalang harga batu alam? Ubin keramik menawarkan tampilan serupa dengan beragam pilihan harga dan desain.

Kayu. Jika marmer atau keramik melebihi anggaran Anda, kayu bisa menjadi alternatif. Tren lantai populer ini memadukan desain tradisional dengan konsep kontemporer. Agar tekstur alami kayu tetap terjaga, lapisi permukaannya dengan pelindung halus seperti poliuretan atau minyak. Bahan dan lapisan pelindung yang tepat akan menghasilkan lantai dapur yang indah dan tahan lama.

Laminat atau linolium. Pilihan yang lebih ekonomis.

Apakah elemen tekstil cocok untuk dapur?

Tekstil bisa digunakan jika Anda siap merawatnya. Elemen tekstil di dapur bisa tampak kurang menarik, sulit dibersihkan, dan cepat rusak.

Meski demikian, banyak desainer interior tetap mengaplikasikan motif tekstil di dapur. Hasilnya sangat bergantung pada kombinasi: pilih warna dinding dan motif secara bersamaan. Sebagai contoh, karpet dengan motif yang mirip seperti pada dinding akan membuat keduanya terlihat menyatu secara harmonis.

Uji coba bahan langsung di dapur Anda

Backsplash yang serasi dengan countertop dan pintu kabinet lebih mudah dinilai langsung di dapur Anda daripada di ruang pamer (showroom). Buat denah dapur Anda di Home Planner, tambahkan backsplash pada dinding serta lantai, lalu cek perpaduan warnanya dalam tampilan 3D sebelum Anda membeli.

Dalam aplikasi yang sama, Anda dapat mengukur ruangan, membuat denah 2D dan 3D, mendekorasi serta mengisinya dengan produk dari merek-merek ternama, menghasilkan gambar realistis, atau mulai dari tata letak siap pakai untuk kamar tidur, kamar mandi, atau ruang keluarga.

Home Planner

Coba pada proyek Anda sendiri

Aplikasi desain interior dan perencana ruangan gratis