Home Planner
Kembali ke BlogRenovasi

Ide Desain Tangga: 5 Gaya, Pencahayaan, dan Tangga Modern

Milya
MilyaTim Home Planner · December 12, 2022

Lima gaya tangga mulai dari Art Deco hingga Mediterania, cara menerangi anak tangga dengan aman, serta tampilan tangga modern.

Area makan berkonsep terbuka dengan tangga kayu, railing kabel, dan lampu gantung kaca berbentuk bola

Saat pintu depan terbuka, hal pertama yang dilihat tamu Anda adalah tangga. Di banyak rumah, tangga terletak di lorong sehingga langsung menentukan suasana sebelum ada yang duduk. Berikut adalah ide desain tangga berdasarkan gayanya, mulai dari Art Deco hingga Mediterania, lengkap dengan cara menerangi anak tangga serta tampilan tangga modern.

Tangga menuju lantai dua memiliki satu dari dua fungsi. Tangga bisa menyatu dengan interior, atau menjadi pusat perhatian. Apa pun pilihannya, sesuaikan tangga dengan gaya rumah, jangan berdiri sendiri.

Warna menentukan fungsinya. Tangga dengan warna yang senada dengan ruangan akan tampak menyatu. Tangga dengan warna kontras akan menjadi pusat perhatian ruangan. Agar tampil lebih mencolok, tambahkan karpet tangga (runner) yang berani atau karpet berwarna lebih terang pada bagian vertikal anak tangga (riser).

Bentuk baluster mengikuti gaya ruangan. Karena strukturnya menghubungkan satu lantai ke lantai berikutnya, rencanakan transisi yang mulus dari langkah ke langkah dan dari tingkat ke tingkat.

Ulangi satu detail di seluruh bagian rumah. Finis pegangan tangga dapat diselaraskan dengan dekorasi lain: besi tempa pada perapian, tralis pada jendela, atau railing tangga itu sendiri. Kombinasi ini menciptakan satu kesatuan komposisi. Konsep warna juga bekerja dengan cara yang sama: tangga berwarna hijau segar dengan motif putih yang dipadukan dengan tempat penyimpanan merah di area lain akan menyatukan ruang.

Apa saja gaya tangga yang berbeda?

Artikel ini membahas lima gaya: Art Deco, Art Nouveau, Provence, country, dan Mediterania. Setiap gaya menentukan bahan, bentuk anak tangga, hingga dekorasinya.

  • Art Deco: kayu terang, tatahan (inlay), pola tempa. Mewah dan mahal.
  • Art Nouveau: kayu, logam, atau beton, anak tangga asimetris, ornamen flora.
  • Provence: kayu ek, cat pastel, finis terkesan antik.
  • Country: kayu, batang kayu, batu alam, detail khas peternakan.
  • Mediterania: struktur kayu sederhana dengan vernis gelap.

Ide tangga Art Deco: apa yang menjadi ciri khas gayanya?

Garis yang tegas, bentuk geometris, dekorasi tatahan, dan bahan-bahan mewah. Art Deco memadukan motif dari berbagai budaya dan era, dan tangga dengan gaya ini memperlihatkannya dengan jelas.

Bahan utamanya adalah kayu terang. Tanjakannya landai dengan anak tangga yang rendah. Railing-nya menggunakan besi tempa artistik berpola rumit dan bermotif tumbuhan. Motif ini dapat mengalir dari railing hingga ke dekorasi dinding atau lantai.

Keunggulannya: cocok untuk Anda yang menyukai kemewahan dan detail halus. Konsekuensinya: bahan dan proses pembuatan tangga ini membutuhkan biaya yang besar.

Jika Anda menginginkan perhatian pada detail yang sama tetapi dengan bentuk yang lebih praktis, gaya berikutnya bisa jadi pilihan yang tepat.

Art Nouveau: garis praktis dengan detail flora

Art Nouveau adalah gaya arsitektur dari awal abad ke-20. Gaya ini memadukan beberapa aliran dan bersifat praktis, dengan fokus pada estetika visual. Ciri-cirinya:

  • kokoh;
  • minimalis;
  • garis yang tegas;
  • ringkas.

Tangga Art Nouveau sebagian besar terbuat dari kayu, seperti kayu lars, atau logam. Beton juga bisa digunakan. Anak tangganya sering kali memiliki bentuk asimetris dan menyudut. Railing-nya menggunakan besi tempa artistik atau ukiran kayu, serta ornamen flora yang populer.

Tangga marmer melengkung dengan railing besi tempa hitam bermotif flora yang berornamen

Perhatikan railing-nya: logam tempa dengan pola flora adalah detail yang membuat tangga ini berkarakter Art Nouveau.

Provence: cat pastel dan finis terkesan antik

Tangga gaya Provence tampil sederhana tanpa banyak ornamen rumit. Tangga ini anggun dan dicat dengan warna-warna pastel yang lembut dan terang. Bahan yang umum digunakan adalah kayu ek, dengan dekorasi lukisan bermotif flora.

Untuk memberikan kesan antik, finisnya diberi efek aus dan bagian yang memudar secara dekoratif. Pertahankan sudut-sudut siku karena ini merupakan bagian dari gayanya. Railing besi tempa membentuk pola rumit seperti ranting pohon, dan efek patina memberikan tampilan kuno.

Gaya country: kayu, batang kayu, dan detail peternakan

Country adalah gaya pedesaan Amerika yang sangat cocok untuk rumah peristirahatan. Tangganya memiliki desain yang sederhana, terbuat dari kayu dan bahan alam lainnya. Kayu dibuat tampak aus, lengkap dengan bekas goresan dan permukaan yang tidak rata.

Finis yang paling populer adalah wallpaper berkesan antik dengan panel kayu berwarna tenang. Panel bertema khusus juga kerap mempercantik tangga. Pada versi khas Amerika, tangganya menyerupai pagar peternakan sapi, dan benda-benda dari kehidupan pertanian dijadikan sebagai dekorasi.

Strukturnya dapat dibuat dari balok kayu pahatan, dengan batang kayu sebagai anak tangganya. Elemen berkesan antik dipadukan secara serasi dengan batu alam dan potongan keramik.

Gaya Mediterania dan ruang di bawah tangga

Gaya Mediterania mengedepankan kenyamanan, kesederhanaan, dan kesan elegan yang alami. Untuk rumah peristirahatan, pilihan yang paling umum adalah tangga kayu.

Keunggulannya: kayu mudah dirancang dan dibangun, cocok untuk sebagian besar interior, menghadirkan rasa nyaman, serta mudah diperbaiki saat dibutuhkan. Salah satu contohnya: kayu birch yang dilapisi vernis poliuretan berwarna wenge, memberikan nuansa gelap yang hampir hitam kebiruan.

Rencanakan area di bawah tangga sejak awal. Tentukan pemanfaatannya saat rumah sedang dibangun. Dengan begitu, Anda dapat memasang instalasi air dan listrik untuk dapur, kamar mandi, atau area pencahayaan tepat waktu. Ruang ini bisa diselaraskan dengan gaya rumah atau difungsikan sebagai area terpisah.

Tangga lengkung megah dengan karpet runner merah menuju pintu kaca tinggi

Ide pencahayaan tangga: seberapa terang anak tangga seharusnya?

Pencahayaan harus lembut dan merata di setiap anak tangga, serta lebih terang di area tangga yang gelap dibandingkan di ruang tamu yang terang. Cahaya yang dipilih dengan tepat dapat membuat tangga biasa terlihat istimewa. Perhatikan poin-poin berikut:

  • Gunakan cahaya yang lembut agar tidak menyilaukan dan setiap anak tangga terlihat jelas.
  • Jika tangga bukan merupakan area utama, misalnya terletak di ruang tamu, jangan buat cahayanya terlalu terang.
  • Pasang lampu sorot berdaya rendah di sepanjang tangga dengan jarak yang sama agar setiap anak tangga mendapat pencahayaan yang seimbang.
  • Jika tangga menggunakan warna-warna redup atau berada di area yang gelap, buat cahayanya lebih terang.
  • Selaraskan pencahayaan tangga dengan pencahayaan utama ruangan.
Kesalahan umum: hanya mengandalkan lampu anak tangga pada ruangan beratap tinggi. Jika tangga berada di ruangan dengan atap tinggi, tambahkan juga lampu gantung di atasnya.

Seperti apa tampilan desain tangga modern?

Desain tangga modern memadukan bahan, gaya, dan warna dengan cara yang unik, serta menambahkan dekorasi yang tak terduga dan pencahayaan orisinal. Berikut adalah contoh dari rumah kecil hingga lobi besar:

  • Untuk rumah kecil: tangga melingkar berbentuk cangkang siput. Sisi dalam yang tinggi berfungsi sebagai pegangan tangan, dan lampu sorot yang terpasang di sisinya menerangi anak tangga.
  • Gaya eko: tangga kayu gantung berukuran kecil dengan tiang logam sebagai railing-nya. Tangga kayu gantung dengan pengaman kaca juga sangat cocok untuk interior bernuansa eko.
  • Untuk tampilan yang ringan: tangga gantung kompak dengan celah di antara anak tangganya memberikan kesan ringkas dan melayang. Tali logam yang diregangkan berfungsi sebagai pengaman.
  • Untuk interior bernuansa high-tech: tangga melingkar artistik dengan tiang penyangga tengah, atau tangga kaca tanpa pengaman sama sekali.
  • Di area lobi: tangga baja dengan aksen marmer pada anak tangganya.

Apa pun desainnya, tangga harus aman, nyaman, fungsional, dan stylish, serta harus sesuai dengan interior rumah.

Sebelum memilih desain yang unik: banyak tangga unik memiliki sudut yang curam dan tidak memiliki pegangan tangan. Periksa kedua hal ini sebelum Anda tergiur oleh tampilannya.

Coba tangga pada denah Anda sendiri terlebih dahulu

Tentukan bentuk, gaya, dan lokasi tangga saat rumah sedang dibangun. Dengan begitu, tangga tetap fungsional selama bertahun-tahun, serta penghuni rumah dan tamu dapat menikmati tampilannya.

Fungsi dan estetika tangga lebih mudah dinilai langsung di lorong rumah Anda sendiri daripada sekadar melihat foto. Gambar rumah Anda di Home Planner, tambahkan tangga dari katalog, lalu coba cat atau wallpaper yang Anda inginkan di sekitarnya. Di aplikasi yang sama, Anda dapat mengukur ruangan, membuat denah 2D dan 3D, mengisi ruangan dengan perabot dari merek-merek ternama dunia, serta membuat visualisasi hasilnya. Tata letak siap pakai untuk kamar tidur, kamar mandi, atau ruang tamu siap membantu saat Anda membutuhkan ide awal.

Home Planner

Coba pada proyek Anda sendiri

Aplikasi desain interior dan perencana ruangan gratis